Menyimak Ara, Rinjani dan Sasandu dari SB Acoustics

Comment
X
Share
Share with your friends

 

Tanggal 27 Juli 2023 lalu, Auvindo berkesempatan melihat-lihat  produksi speaker di PT Sinar Baja Electric yang memproduksi speaker dan komponen speaker di bawah nama SB Acoustics. Kami melihat bagaimana PT Sinar Baja Electric memproduksi speaker dan driver serta beberapa elemen speaker. Speaker buatannya yang bernama SB Acoustics ternyata diproduksi secara modern dengan berbagai perangkat yang kekinian. Kita tahu SB Acoustics selain memproduksi speaker merknya sendiri juga memproduksi elemen speaker khususnya driver untuk memenuhi pesanan banyak pabrikan ternama/internasional. Tentu saja kami tidak bisa menyebut merk merk yang kami tahu persis, anda familiar dengannya.

Ya, di usia 38 tahunnya, SB Acoustics kini mengembangkan dan memproduksi beberapa merk sendiri yang yang juga ditawarkan di banyak negara dunia melalui rantai pasokan distribusinya seperti di Eropa, Australia, Asia, dan Amerika Serikat. Merk ini juga menjadi pemasok OEM/ODM pilihan dari banyak merek bergengsi mulai dari produk lifestyle, high end audio dan otomotif hingga audio professional.

Kini SB Acoustics akan terus berproduksi, juga untuk perkembangan audio di Indonesia, diantaranya dengan mengajak para pembuat speaker Indonesia untuk memakai produk buatan SB Acoustics. SB Acoustics memperhatikan serius produksi dan inovasi loudspeaker, dan berambisi untuk terus berkembang baik dalam kualitas, kapasitas, maupun layanan. Dengan Penelitian & Pengembangan internal melalui teknologi terbaru.

Bareng Melly Wulandari (International Sales & Project Manager) dan Mirza… (….)  dari PT Sinar Baja Electric, kami berkeliling, melihat langsung bagaimana proses perakitan hingga sampai kepada tahap pengujian, pengukuran dan  finishing sebelum akhirnya produk siap didistribusikan. Melihat juga mesin mesin yang digunakan, seperti  CNC besar dan beberapa mesin lain. Bisa anda lihat dalam video singkat ‘jalan-jalan’ kami di bawah ini.

3 Sosok ini Akan Tampil di Show Nopember

Dan akhirnya kami beruntung, bisa dipertemukan dengan tiga model speaker terbaru SB Acoustics yang akan turun di arena IHEAC Audio Video Show 23, yang akan berlangsung dari tanggal 9 – 12 Nopember 2023 di Hotel Fairmont Jakarta. Ketiga speaker ini sebelumnya tampil di pameran akbar tahunan Munich High End Audio Show, di Munich, Jerman.

Ketiga model itu adalah speaker bookshelf Ara, lalu speaker floorstanding Rinjani (di foto,berwarna putih) dan floorstander Sasandu (di foto, warna hitam).

ARA

Ini adalah speaker bookshelf 2 way yang memakai driver 6 ½ inch Satori dengan midwoofer berkonus Papyrus MW16P dan tweeter ber-dome ring Satori TW29R. Ini dikatakan sebagai  bentuk kecilnya dari model Rinjani, tetapi dibuat dengan satu konsep yang sama.

Menariknya, speaker ini punya firing port yang besar dan terminal speaker dengan plat bindingpost aluminium. Kabinetnya dibangun dari bahan MDF 18 mm dengan bracing internal untuk menyebarkan getaran cabinet dan menekan kolorasi suara. Dia punya inner rear wal untuk meminimalkan pantulan yang buruk.

Dari konsep dan komponen yang dipilih, speaker ini didesain untuk tampil transparan dan sanggup menampilkan reproduksi suara secara dinamis. Bafel depannya didesain untuk sanggup mereduksi difraksi frekuensi tinggi  demi menghasilkan imaging suara yang khas. Memperhatikan juga time alignment untuk tampilan pinpoint instrument yang akurat.

Bagaimana suara Ara? Persisnya tentu anda perlu jumpai langsung di arena pameran. Kami sempat merekam sajian suara speaker ini, dan bisa anda klik link di bawah ini.

 

 

Rinjani

Mengambil nama gunung yang indah di pulau Lombok, konsep yang dianut speaker ini sama dengan ARA, hanya saja dia menampilkan panggung suara yang lebih besar. Konsep yang yang dikejar pun adalah tampilan reproduksi suara yang transparan dan dinamik dengan staging yang ideal dan tampilan pinpoint instrument akurat.  Ini didukung oleh driver Satori yang merupakan top-linenya SB Acoustics. Memakai dua driver Satori 6 ½ inch dengan midwoofer berkonus Papyrus dan tweeter ring dome Satori TW29R.

Kabinetnya dari bahan MDF setebal 18 mm dengan bracing internal. Crossovernya ditempatkan di ruang khusus yang bersealed di bawah speaker lengkap dengan divider untuk membuang standing wave.Dia punya dual port di belakang tubuhnya untuk menyebarkan resonansi port dan resonansi rendah.

Rekaman suara saat kunjungan kami, ada pada link di bawah ini :

….

Sasandu

Kata Sasandu atau Sasando berarti instrument yang bernyanyi (sounded instrument), yang merupakan nama sebuah instrument string menyerupai harpa yang berasal dari Indonesia, dimana bodi instrument ini terbuat dari bamboo dan dedaunan khas. Nama Sasandu dipilih untuk menggambarkan sebuah desain speaker yang mampu mereproduksi music sejujur-jujurnya sesuai kualitas rekaman.

Ini adalah speaker terbesar yang kami lihat di ruang demo SB Acoustics ini dengan cabinet dari bahan MDF dengan ketebalan berbeda-beda, dari 15,18 dan 28mm. Tampil dalam rupa speaker floorstanding 3 way, menampilkan tweeter Beryllium Neodymium Satori 29mm. Driver mid-nya memakai driver mid berkonus Egyptian Papyrus, Satori MR16P-4 yang berada di di ruang tersealed khusus berukuran besar, demi mendapatkan kompresi rendah dan reproduksi midrange yang open. Tiap speaker dijamin dapat bermain di oktaf rendah, bass yang musical tetapi deep dan tight dengan adanya dua driver Satori 7 ½ inch Satori MW19P-8

Untuk menekan difraksi, dibuatlah faceted baffle dan posisi tweeter yang dioptimalkan. Crossovernya juga ditempatkan di ruang khusus dibelakang plinth yang bisa dibelakang plinth.

Kami juga merekam Sasandu, dan hasilnya ada di bawah ini.

Mari kita dengarkan rekaman yang direkam dengan mikrofon stereo. Lebih nikmat tentu bila mendengarkannya melalui headphone.

Read Also

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *