Menatap Masa Depan Audio di Axpona 2026

Comment
X
Share
Share with your friends
(photo: enjoythemusic.com)

Ditengah isu politik di Amerika Serikat yang kian menghangat kala itu, berlangsunglah pameran hifi audio di 10-12 April 2026 lalu di Renaissance Schaumburg Hotel & Convention Center, Chicago.  Axpona yang merupakan singkatan dari  Audio Expo North America adalah salah satu pameran audio hi-fi terbesar di Amerika Utara yang mempertemukan brand, audiophile, dan media dari seluruh dunia.

Dari yang Auvindo telusuri, ada sekitar 5 cerita menarik yang muncul dari pameran ini, misalnya tentang  material ekstrem seperti bahan diamond, beryllium, carbon fiber. Lalu tentang integrasi perangkat dimana dalam satu boks bisa memuat sekaligus menggantikan banyak komponen.  Lalu ada tentang mini but maxi – perangkatnya kecil tetapi sangat bertenaga.  Ada yang bergaya lifestyle dimana hifi audio dibuat makin ramah dan user friendly. Ada lagi tentang polarisasi harga, dimana tampil produk berharga dari  $1.000 sampai $1.000.000.

Jadi Barometer Dunia

Pameran AXPONA 2026 memang jadi barometer penting dunia hi-fi—lebih dari 200 ruang demo dan ribuan produk dipamerkan, dari level entry sampai sistem “one percent” bernilai ratusan ribu dollar. Mari kita tengok apa saja produk yang tampil, dan boleh jadi produk ini menjadi salah beberapa yang unik. 

  Ultra high end esktrim

Terkait materialnya, ada model Marten Colltrane Quintet. Dia ini menggunakan driver diamond dan beryllium. Benar benar memakainya, bukan sekadar bahasa marketing, Ini menarik karena material ini dikenal ultra rigid untuk distorsi sangat rendah. Kabinetnya berbahan  carbon fiber laminate. Harganya? tembus setengah juta dollar!  Nah, ini seperti menunjukkan bagaimana pengetahuan akan penggunaan material bisa menjadi frontier utama high end audio.

Magico S7 2026 Edition

Magico S7 2026 Edition

Model 2026 ini tampil dalam versi terbaru dari speaker reference-class-nya Magico ini. Menurut sang desainer, desainnya memperhatikan betul cabinet yang rigid serta kemampuan mengontrol resonansi secara ekstrim. Jadi memang model S7 ini terus berrevolusi, untuk mereka bisa terus menyempurnakan apa yang disebut “last 1% performance”

Goldmund Telos 8800

Ini ampli yang dikatakan gila power, tetapi membiaskan gengsi. Main di 1400 Watt dan termasuk di kelas AB.   Harganya,   $1 juta   Cakep kan? Disebut sebut bahwa ini adalah luxury engineering object.

Tren all in one

Ini memang bukan tren baru, tetapi di pameran ini banyak bermunculan perangkat yang berintegrasi. Sebut salah satunya T+A SDX 3100 HV. Dia menggabungkan streamer, DAC dan preamp dalam satu sasis.  Ini tentu solusi karena bisa menghemat tempat, dan tidak harus memakai rak yang penuh perangkat. Apakah ini menyiratkan konsep masa depan yang lebih suka simple tetapi tanpa mengkompromi kualitas suara?

Goldmund Telos 8800

Compact but Brutal

Bodi boleh David, tetapi kekuatan Goliath. Bodi boleh kecil, tetapi kekuatannya sanggup nonjok. Inilah konsep yang ingin dibawa oleh beberapa model yang tampil. Salah satunya ada SVS 3000 dari Micro Revolution. Ini adalah subwoofer kecil dengan ukuran hanya 11 inci, dan memakai dua driver yang main dikisaran 4000 watt peak.  Konsep ini pun bukan tak mungkin bakal disukai di masa depan dimana walaupun form factor-nya kecil, outputnya bisa besar. Subwoofer seperti ini pas untuk real living room, bukan hanya ruang audiophile ideal.

Gaya Lifestyle, all in one

Jika dahulu banyak audiophile menolak system yang gaya gayanya lifestyle karena dipercaya suaranya kurang memuaskan, diperkirakan kedepan, mereka sudah mulai bisa menerima apalagi jika perangkatnya all in one.

SVS 3000 dari Micro Revolution

Ini diperlihatkan oleh model Focal Mu-so Hekla Atmos.  Disebut sebagai perangkat berDolby Atmos dalam satu boks, dan tak perlu melakukan instalasi surround. Ini dikatakan sebagai bridging audiophile dan mainstream user.

Focal Mu-so Hekla Atmos

Analog dan Digital Kian Guyub

Kedua teknologi ini di audio bukannya saling bunuh tetapi saling mendukung. Terlihat di pameran ini, misalnya dengan tampilnya Audio Technica HPA-KG, yang tampil berupa sebuah headphone amplifier tabung. Harganya termasuk super mahal (di USD 108K). Desainnya nyeni dan sedap dipandang.

Tampil juga vinylnya Dr.Feickert Trio SE berpadu dengan system analog yang membentuk satu rantai system. Disini terasakan bagaimana vinyl tetap jadi pusat banyak demo.

Di beberapa sisi terasa bagaimana pameran ini menyiratkan dunia vinyl dan analog tetap hidup berdampingan dengan teknologi streaming.

Audio Technica HPA-KG

Loudpspeaker, Tetap Jendral

Sebaik-baiknya rekaman, sebaik baiknya pemutar, dan sebaik baiknya penguat serta kabel, ujung ujungnya ditentukan juga oleh speaker.  Maka di pameran ini terasa betapa speaker masih jadi ‘medan perang’ diantara merk merk audio.

Boleh lihat beberapa merk ini diantaranya,

  • ATC EL50 Anniversary → edisi ulang tahun dengan tuning klasik
  • Ø Audio Ymir → desain unik dari brand kecil
  • Quad ESL 2912X → evolusi elektrostatik legendaris
ATC EL50 Anniversary
Ø Audio Ymir

 

Quad ESL 2912X

Tidak Harus Mahal

Di Axpona 2026 banyak tampil produk mahal, seperti Paradigm Premier Series → value tinggi. Juga tampilnya produk portable seperti B Schiit, FiiO, Fosi. Disini ada  dua dunia parallel yakni Ultra high-end (prestige & eksperimen) dan Affordable hi-fi (akses luas).

Inilah wajah AXPONA 2026 yang menunjukkan bahwa hi-fi tidak lagi satu arah—ia terpecah antara ekstrem eksklusif dan solusi praktis, tapi keduanya sama-sama mendorong batas kualitas suara.

 

Read Also

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *