Audio over IP:  Mengubah Banyak  Kabel Menjadi Satu Kabel Jaringan

Comment
X
Share
Share with your friends

 

Ada satu hal menarik lain dari paparan Tom Garret dari Trinnov Audio saat memperkenalkan prosesor Altitude CI yang untuk home cinema dan proyek custom installation seperti di gedung cinema, yakni tentang koneksi yang dimainkannya.  Prosesor ini di koneksi suaranya tidak memakai kabel melainkan jaringan. Tentu ini menarik untuk kita bahas. Mengapa?

Coba bayangkan sebuah home theater besar kelas premium dengan konfigurasi Dolby Atmos, sebut saja misalnya 15.4.8. Jumlah speakernya sudah mencapai puluhan, ditambah beberapa subwoofer dan amplifier berdaya besar. Pada sistem seperti ini, setiap kanal audio biasanya membutuhkan satu kabel tersendiri menuju amplifier. Akibatnya, rak peralatan dipenuhi puluhan kabel XLR yang saling bersilangan. Semakin besar sistemnya, semakin rumit pula instalasi dan pemeliharaannya.

Namun kini, cara tersebut mulai berubah. Dunia audio  profesional telah lama mengenal teknologi bernama Audio over IP (AoIP), dan kini teknologi itu mulai hadir pada prosesor home theater kelas referensi seperti Trinnov Altitude CI.

Alih-alih mengirimkan audio melalui kabel audio konvensional, AoIP mengirimkan sinyal audio digital melalui jaringan Ethernet—teknologi yang sama seperti digunakan komputer untuk bertukar data. Hasilnya adalah sistem yang jauh lebih rapi, fleksibel, dan siap berkembang mengikuti kebutuhan masa depan.

Apa Itu Audio over IP?

Sederhananya, Audio over IP adalah teknologi yang memungkinkan sinyal audio digital dikirim melalui jaringan komputer berbasis Internet Protocol (IP). Tetapi meski menggunakan istilah “Internet Protocol”, bukan berarti audio dikirim melalui internet. Pada kenyataannya, hampir semua sistem AoIP bekerja di jaringan lokal (LAN) menggunakan switch Ethernet dan kabel jaringan seperti Cat5e, Cat6, atau Cat7.

Nah mari kita kembali main membayang-bayangkan. Bayangkan sebuah jalan raya.Pada sistem konvensional, setiap mobil membutuhkan jalannya sendiri-sendiri. Sebaliknya, pada AoIP seluruh mobil dapat menggunakan satu jalan tol besar yang memiliki banyak lajur. Jalan tol itulah jaringan Ethernet. Dengan satu kabel jaringan saja, puluhan bahkan ratusan kanal audio dapat dikirim secara bersamaan.

 

Mari lihat penggambarannya dalam bentuk ilustrasi di bawah ini

Ilustrasi 1 – Sistem Audio Konvensional

Blu-ray Player

AV Processor

┌─────┼─────┬─────┬─────┐

▼     ▼     ▼     ▼

XLR1 XLR2 XLR3 XLR4 …..

│     │     │     │

▼     ▼     ▼     ▼

Power Amplifier

Speaker

Pada sistem besar, jumlah kabel XLR bisa mencapai puluhan bahkan lebih dari lima puluh buah.

 

Bagaimana Audio over IP Bekerja?

Ketika musik atau soundtrack film diputar, prosesor terlebih dahulu memproses seluruh sinyal digital seperti decoding Dolby Atmos, DTS, atau Auro-3D. Setelah proses tersebut selesai, audio tidak langsung keluar melalui konektor XLR, melainkan dikemas menjadi paket-paket data digital.Paket data ini kemudian dikirim melalui jaringan Ethernet menuju perangkat penerima, misalnya amplifier yang telah mendukung AoIP.

Di sisi amplifier, paket data diterima, disinkronkan dengan sangat presisi, lalu dikonversi kembali menjadi sinyal audio untuk diperkuat dan dikirim ke speaker.Seluruh proses tersebut berlangsung dalam hitungan mikrodetik sehingga pengguna tidak akan merasakan adanya keterlambatan suara.

Ilustrasi 2 – Cara Kerja Audio over IP

Blu-ray / Streamer

Trinnov Altitude CI

Ethernet CAT6

Network Switch

┌────────┼────────┐

▼        ▼        ▼

Amp 1   Amp 2   Amp 3

│        │        │

▼        ▼        ▼

Speaker Speaker Speaker

Satu jaringan dapat mendistribusikan puluhan kanal audio sekaligus.

Mengapa Beralih ke Audio over IP?

Semakin banyak speaker digunakan, semakin banyak pula kabel yang harus dipasang apabila memakai metode konvensional.Pada instalasi home theater kelas referensi dengan 32 hingga 48 kanal, penataan kabel menjadi pekerjaan yang sangat kompleks.

AoIP mengatasi persoalan tersebut dengan memanfaatkan jaringan Ethernet sebagai media distribusi audio digital. Selain lebih sederhana, sistem juga menjadi lebih mudah dikembangkan. Ketika suatu saat ingin menambah amplifier atau speaker baru, integrator tidak perlu lagi menarik puluhan kabel dari prosesor.

Cukup menghubungkan perangkat baru ke jaringan.

Apa Bedanya dengan Sistem Kabel Konvensional? Selama puluhan tahun dunia audio mengandalkan beberapa jenis koneksi seperti:• RCA (analog),XLR (balanced analog),AES/EBU (digital profesional),S/PDIF dan HDMI

Seluruh koneksi tersebut memiliki satu karakteristik yang sama, yaitu audio berjalan melalui kabel khusus. Sebaliknya, AoIP memanfaatkan jaringan komputer sebagai media transportasi audio.

Perbandingan Singkat

Sistem Konvensional Audio over IP
Menggunakan kabel audio khusus Menggunakan jaringan Ethernet
Setiap kabel hanya membawa sedikit kanal Satu kabel dapat membawa banyak kanal
Instalasi semakin rumit jika kanal bertambah Instalasi tetap sederhana
Penambahan speaker memerlukan kabel baru Penambahan cukup melalui jaringan
Rak penuh kabel Rak lebih bersih dan rapi
Sulit diperluas Sangat mudah diperluas

 

Apakah Audio over IP Membuat Suara Lebih Bagus?

Inilah pertanyaan yang paling sering muncul.Jawabannya adalah tidak secara langsung.AoIP bukan teknologi untuk “memperbaiki” kualitas suara.Yang dikirim tetap berupa data digital. Selama data tersebut diterima secara utuh dan sinkron, kualitasnya tetap sama. Perbedaan utama justru terletak pada efisiensi distribusi audio.

Kualitas suara tetap bergantung pada kualitas prosesor, algoritma DSP, DAC, amplifier, speaker, akustik ruangan dan tentu proses kalibrasi.Karena itulah Trinnov tetap menjadi salah satu prosesor terbaik bukan hanya karena menggunakan AoIP, tetapi juga karena teknologi Optimizer, Remapping, dan pemrosesan tiga dimensinya terbilang canggih.

Kembali ke Altitude CI, disini Trinnov mengembangkan Altitude CI sebagai prosesor generasi baru yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan instalasi home theater modern maupun proyek custom installation (CI) berskala besar.

Berbeda dengan pendekatan tradisional yang mengandalkan deretan output analog XLR, Altitude CI memanfaatkan sistem operasi terbaru OS5 yang mendukung integrasi Audio over IP. Dengan pendekatan ini, prosesor bertindak sebagai pusat pengolahan audio. Setelah seluruh proses decoding dan optimasi selesai, sinyal audio dapat didistribusikan melalui jaringan Ethernet menuju amplifier yang kompatibel dengan AoIP atau perangkat penerima audio jaringan.

Pendekatan tersebut membuat sistem menjadi lebih modular. Integrator dapat menempatkan amplifier di lokasi yang berbeda, menambahkan perangkat baru dengan mudah, serta mengurangi jumlah kabel yang harus ditarik dari rak utama.

Ilustrasi 3 – Konsep Altitude CI

Sumber Audio/Video

Trinnov Altitude CI

Ethernet Network

Managed Switch

┌────┼────┬─────┐

▼    ▼    ▼

Amplifier Amplifier Amplifier

│        │         │

Speaker  Speaker   Speaker

Altitude CI berfungsi sebagai otaknya sistem yang memproses sekaligus mendistribusikan audio melalui jaringan.

Apakah Kabel Audio Akan Hilang?

Jawabannya, tentu saja belum. AoIP tidak menghilangkan seluruh kabel dalam sistem audio. HDMI tetap digunakan untuk membawa sinyal audio dan video dari pemutar ke prosesor. Kabel speaker tetap diperlukan untuk menghubungkan amplifier dengan speaker.

Yang berubah adalah jalur distribusi audio dari prosesor menuju amplifier, yang kini dapat memanfaatkan jaringan Ethernet sehingga jauh lebih efisien.

 

Konsep Masa Depan?

Audio over IP merupakan salah satu perubahan terbesar dalam dunia distribusi audio sejak hadirnya audio digital. Jika sebelumnya sistem multikanal mengandalkan puluhan kabel analog atau digital yang rumit, kini seluruh kanal audio dapat dikirim melalui jaringan Ethernet dengan instalasi yang lebih sederhana, fleksibel, dan mudah dikembangkan.

Pada Trinnov Altitude CI, AoIP bukan sekadar fitur tambahan, melainkan bagian dari filosofi desain yang mengarah pada masa depan home theater premium. Dipadukan dengan sistem operasi OS5, teknologi Optimizer, serta kemampuan pemrosesan audio tiga dimensi yang menjadi ciri khas Trinnov, Altitude CI menawarkan platform yang siap menghadapi kebutuhan sistem audio multikanal generasi berikutnya.

Bagi pengguna rumahan dengan konfigurasi sederhana, manfaat AoIP mungkin belum terlalu terasa. Namun bagi instalasi home theater kelas referensi, studio, atau proyek custom installation yang melibatkan puluhan kanal audio, teknologi ini menghadirkan efisiensi, kerapian, dan fleksibilitas yang sulit dicapai oleh koneksi kabel konvensional.

Read Also

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *