
Tumpukan sampah plastik sering dianggap masalah. Namun di tangan yang tepat, limbah justru bisa berubah menjadi sesuatu yang bermanfaat. Berangkat dari semangat itulah, PT Datascrip selaku authorised distributor Canon di Indonesia untuk produk printer dan kamera digital, meluncurkan program CSR bertajuk “Daur Sampah Jadi Bermakna”.
Melalui program ini, masyarakat diajak mengumpulkan botol plastik tinta printer bekas yang nantinya akan didaur ulang menjadi meja tulis lipat fungsional untuk anak-anak dari keluarga prasejahtera. Sebuah langkah sederhana yang tidak hanya membantu mengurangi limbah plastik, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi dunia pendidikan.
Program ini dijalankan bersama ATMI Recycle Studio serta didukung oleh Lembaga Daya Dharma Keuskupan Agung Jakarta (LDD-KAJ). Kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan seiring dengan pemberdayaan sosial.
“Inilah bukti nyata kepedulian kita terhadap kelestarian ibu bumi, sekaligus langkah nyata dalam mewujudkan harapan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera,” ujar Monica Aryasetiawan, Business Unit Director PT Datascrip.
Cara Ikut Berpartisipasi
Untuk memudahkan masyarakat ikut ambil bagian, PT Datascrip menyediakan berbagai titik pengumpulan (drop point) di sejumlah kota besar di Indonesia. Botol tinta printer plastik bekas dapat diserahkan di lokasi berikut:
Jakarta
Showroom PT Datascrip (Kemayoran), Datascrip Service Center (Mangga Dua), dan Agres (Mangga Dua).
Tangerang
Riswan Mandiri Computer (Tangcity Mall), Mitra Data (ITC BSD City), IT Gallery (BSD), dan Blibli Campus Store (Binus Alam Sutera).
Bogor
Maysa Computer (Plaza Jambu 2).
Bekasi
Jaya Utama Computer (Bekasi Cyber Park) dan Datascrip Service Center.
Bandung
Showroom PT Datascrip (Lengkong Besar) dan Datascrip Service Center.
Kota lainnya
Datascrip Service Center di Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Medan, Makassar, dan beberapa kota besar lainnya.
Lewat program ini, setiap botol tinta bekas tidak lagi berakhir sebagai sampah, melainkan berubah menjadi sarana belajar yang berarti. Karena dari langkah kecil mendaur ulang, bisa lahir dampak besar bagi masa depan anak-anak Indonesia.







