Mengujicoba Shure MoveMic Two Untuk Peliputan

Comment
X
Share
Share with your friends

 

Baru dua-tiga kali pakai, kami sudah ingin saja berkesimpulan, bahwa untuk diajak beroperasi cepat, seperti ketika mencegat sumber berita yang secara dadaan ingin kami interview, MoveMic Two ini  terbilang taktis. Taktis dalam artian praktis dan cepat beroperasi,  terlihat begitu kita nyalakan mic dan receiver bersamaan, mereka otomatis tersambung. Tinggal pasangkan receiver ini ke smartphone atau kamera DSLR.

Nyalakan dua mic-nya, aktifkan menu Recording di aplikasi Motiv Audio atau Motiv Video yang sudah kita unduh dan instal sebelumnya, lalu kepitkan mic di saku baju atau sisi T Shirt, beres sudah. Kalau yang anda  pakai adalah DSLR camera, maka pasang saja receiver ini di slot tempat biasa menaruh lampu flash, lalu hubungkan dengan kabel yang diberikan. Nah, selanjutnya, Bluetooth-lah yang berperan dari mic ke receiver, dan bisa kita atur melalui layar receiver.

Saat menuliskan kalimat ini, kami tengah semangatnya bercerita tentang pengalaman memakainya saat bepergian ke Surabaya, di tanggal 2 dan 3 Juni 2024. Di video ini yang kami unggah di atas, kami gunakan saat berada di ruang demo stereo SB Acoustics dan saat berjalan-jalan di Lokasi pabrik merk speaker  ini.

Dia kami gunakan menginterview atau kami pasangkan ke seseorang (ibu Melly Wulandari dari pabrikan pembuat speaker bermerk SB Acoustics)  yang tengah memberikan penjelasan kepada kami  saat berkeliling berkunjung ke pabriknya bersama IHEAC, juga saat dia memberikan presentasi di meeting.  Dan mic ini tetap ada padanya kKetika kami mendengar music stereo bersama. Jadi kami juga bisa mendengar seberapa bersih suara music yang terdengar.

Potongan video hasil rekaman yang kami tampilkan memang singkat. Di ke tiga pemakai MoveMic ini, mic kami letakkan di saku baju mereka. Saat mereka memakai baju hitam (ibu Melly dan Bapak Ferry Satria dari Malang Audio di video bagian-bagian akhir, memang tak terlihat mic-nya karena sama sama hitam), lain dengan bapak Kenneth Lin dari Alexandria Audio (di video terakhir). Ini baru potongan video singkat selama 10 menit.

 

MoveMic One dan Two

Shure punya  MoveMic One yang dilengkapi sebuah mic, dan MoveMic Two (dilengkapi 2 mikrofon untuk merekam stereo/dual channel). MoveMic Two  yang kami pinjam ini tampil berupa dua mic, charging case, receiver MoveMic, dua kabel USB-C, sebuah kabel coile d 3.5mm ke 3.5mm dan sebuah puch untuk menyimpan semua unit ini.

Kedua mic seukuran USB yang diklkaim tahan air (sudah mengantungi sertifikat IPX4 dengan rating water resistance) ini sangat ringan – hanya 8 gram satunya. Mic ini dilengkapi semacam pegas jepit untuk memasangnya di baju atau jaket.

Kedua mikrofon ini punya rumah di charging casenya, saat tidak digunakan. Sedangkan receivernya berperan sebagai unit terpisah. Maka, bila kita ingin mencas perangkat ini, keduanya harus dicas secara terpisah.Maka Shure memberikan dua kabel USB-C.Cara ini mungkin sedikit kurang praktis. Terlebih bila suatu waktu kita hanya punya satu colokan Listrik di suatu tempat. Sekali penuh, mic dan receiver ini  bisa dipakai nonstop selama 8 jam. Tambah dua jam lagi bila kita masukan ke case-nya untuk dicharge.

Merekam dengan Motiv

Sambil di charge, kami unduh dan instal aplikasi Shure Motiv Audio dari PlayStore, juga Motiv Video. Jadi, kalau mau merekam audio saja tanpa video, cukup pakai Motiv Audio, tetapi untuk peliputan gambar atau peristiwa, tentu Motiv Video yang kami gunakan.

Perlu diingat (berdasarkan pengalaman kami merekam), saat ingin menggunakan MoveMic, jangan sampai anda menggunakan perekam video yang sudah ada sebelumnya di ponsel (yang bukan Motiv Video). Ini karena bisa saja anda tanpa sadar, kita  menggunakan Motiv Audio tetapi merekam gambarnya dengan recorder bawaan ponsel. Jika terjadi demikian, memang bisa saja di awal perekaman, suara dapat masuk dan menemani videonya, tetapi kira kira tiga menit kemudian suara hasil rekaman tidak ada, dan hasilnya ada hanyalah rekaman video bisu. Jadi perlu diingat, saat MoveMic  sudah terhubung ke ponsel dengan memakai Bluetooth, kita gunakan aplikasi Shure untuk merekam video (Motiv Video) atau audio (dengan Motiv Audio).  Selain itu, kita perlu peduli dengan melihat layar receiver, apakah ada indicator sinyal suara masuk (naik turun) ke receiver atau tidak.

Hal Menarik

Kami jumpai beberapa hal menarik dari MoveMic Two ini. Misalnya,  seperti kami ceritakan di atas, dia bisa kita ajak beroperasi cepat. Ukuran mic-nya pun kecil. Bisa saja agak tersamar dari penglihatan, seolah sumber suara tidak memakainya. Dia juga tahan percikan air.   Hal menarik lain, jika kita hubungkan kedua mic ini maka kita bisa saja me-mute salah satunya  dengan hanya menekan tombol di mic itu.  Statusnya juga bisa kita lihat di layar receiver. Screen ini juga bisa memperlihatkan monitoring audio untuk mikrofon.

Ketika mendapati kualitas suaranya, sempat berpikir, kenapa selama ini hanya kualitas video saja yang lebih sangat diperhatikan, baik oleh para jurnalis, YouTuber, Content Creator atau profesi yang memerlukan sebuah perangkat mikrofon yang baik dalam merekam gambar dan suara. Apalagi kemudian kami dapati, mic ini bisa kami gunakan  bernyanyi atau berpidato(speech), dengan adanya pilihan mode. Bahkan ada  sebuah filter high pass yang bisa diaktivasi – dimana pilihannya bisa di 75 Hz atau 150 Hz.  Menariknya lagi, mic ini dapat merekam audio dengan kualitas hingga 24 bit.

Hal menarik lain, di receivernya  ini kita bisa memainkan gain dari mic. Selain itu, di receiver ini  kami temukan juga adanya fitur noise reduction serta sebuah ekualiser. Ketertarikan lain kami adalah dalam format audio yang bisa dipilih atau didapatkan. Ada pilihan seperti  WAV, AAC, Apple Lossless dan FLAC. Ini terbilang format audio resolusi tinggi. Kualitas perekamannya bisa hingga  24-bit / 48kHz.

Menilai kualitas suara hasil rekaman, kami simak suaranya bersih dan tak banyak noise. Suaranya untuk merekam musik pun memiliki tekstur, dan sanggup memberikan nuansa timbre suara.Terkait koneksi, Shure memberikan dua  kabel USB-C, salah satunya untuk menghubungkan receiver ke smartphone, dimana Ketika kita menekan tombol Rec, akan muncul info di layar bahwa suara teralirkan ke smartphone via USB.

Ada pula jack audio out 3.5 mm dan sebuah jek headphone. Jika menggunakan smartphone, anda bisa saja menggunakan sebuah headphone untuk mendengar audio yang tengah direkam – bahkan juga  bisa mendengar  bagaimana hasil rekaman dengan memutarnya.Untuk kita memakainya di podcast, dia juga mudah, termasuk dengan YouTube.

Dari beberapa pemakaian saat bertugas meliput ini, kami berkesimpulan bahwa MoveMic Two ini sangat pas untuk tugas tugas jurnalisme. Apalagi bila membutuhkan sebuah mic perekam yang tidak saja sensitif dan bisa merekam dengan detil, tetapi juga bila suatu kali memerlukan perekam yang bisa merekam bahkan dari jarak jauh.

 

 

Info distributor : https://www.sbsindo.co.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *